
Jakarta, 28 November 2025 — Badan Pengembangan Kurikulum (BPK) dan Badan Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (BPTSI) Universitas Nasional melaksanakan kegiatan Pos Pendampingan Implementasi Outcome-Based Education (OBE) Hari Kelima pada Jumat (28/11/2025), bertempat di Ruang Rapat Bersama, Blok C Lantai 4 Universitas Nasional. Kegiatan berlangsung sejak pukul 09.30 hingga 15.00 WIB dan dihadiri perwakilan dari berbagai program studi. Pendampingan ini bertujuan memastikan implementasi OBE berjalan optimal serta mengidentifikasi kendala teknis yang masih ditemukan pada aplikasi OBE Universitas Nasional.

Berbagai Kendala Ditemukan pada Aplikasi OBE
Dalam sesi pendampingan, tim BPK menerima sejumlah laporan terkait masalah penginputan CPMK, sub-CPMK, bobot, hingga teknik penilaian pada beberapa mata kuliah.

Upaya Perbaikan dan Pendampingan
Kegiatan pendampingan turut melibatkan dua pejabat dari Badan Pengembangan Kurikulum:
- Mira Adita Widianti, S.I.Kom., M.I.Kom., selaku Kepala Bidang Kegiatan Mahasiswa di Luar Kampus, memberikan pendampingan terkait implementasi dan evaluasi kegiatan pembelajaran berbasis OBE.
- Febria Anita, S.Si., M.Sc., Kepala Bidang Kompetensi Pedagogik Dosen, turut mendampingi para dosen dan prodi dalam memastikan kesesuaian penginputan dokumen RPS dengan standar OBE.
Pendampingan ditutup dengan catatan perbaikan aplikasi yang akan ditindaklanjuti oleh BPTSI. Turut memberikan pendampingan dari BPTSI yaitu:
- Devfi Ibrahim Chadafi, S.Kom., M.Kom., selaku Kepala Bidang Inovasi dan Layanan Digital, memberikan pendampingan terkait penggunaan aplikasi.
- Mulki Muhammad Zidane, Staf Programmer turut mendampingi para dosen dalam input RPS.
BPK berharap seluruh permasalahan teknis dapat segera diperbaiki sehingga implementasi OBE di Universitas Nasional dapat berjalan lebih optimal dan terstandar.
(Penulis: Dr. (C) Fitria Hidayanti, S.Si., M.Si.)