Perbaikan Aplikasi OBE Jadi Fokus Utama Pos Pendampingan Hari Kesembilan yang diselenggarakan BPK dan BPTSI Unas

Badan Pengembangan Kurikulum (BPK) dan Badan Pengembangan BPTSI Universitas Nasional kembali mengadakan Pos Pendampingan Implementasi Outcome-Based Education (OBE) pada Kamis, 4 Desember 2025. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Bersama, Blok C Lantai 4 Universitas Nasional, mulai pukul 09.30 hingga 15.00 WIB. Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BPK dalam memastikan kelancaran implementasi OBE di seluruh program studi.

Sesi pendampingan hari itu berfokus pada penyelesaian kendala teknis pada Aplikasi OBE yang dialami oleh beberapa dosen. Dua kendala utama berhasil ditangani, yaitu:

  • Kendala yang muncul adalah nama koordinator mata kuliah tidak tampil pada aplikasi kaprodi, sehingga menyulitkan verifikasi penugasan. Permasalahan ini segera ditangani dan berhasil diselesaikan oleh tim BPTSI pada hari yang sama.
  • Terdapat kendala berupa menu Input RPS belum muncul, meskipun seluruh sub-CPMK telah diisi. Tim pendamping memberikan penelusuran teknis lanjutan untuk memastikan fitur tersebut dapat muncul sesuai alur kerja aplikasi.

Melalui pendampingan ini, BPK menegaskan komitmennya untuk mendukung setiap dosen dan program studi dalam menerapkan OBE secara konsisten, efektif, dan sesuai standar mutu Universitas Nasional. Kehadiran tim teknis BPTSI juga mempercepat penyelesaian kendala, sehingga proses pengelolaan pembelajaran dapat berjalan lebih optimal.

Kegiatan dipimpin oleh Kepala Badan Pengembangan Kurikulum, Dr. Heni Jusuf, S.Kom., M.Kom., serta turut didampingi oleh Kepala Bidang Kegiatan Mahasiswa di Luar Kampus BPK, Mira Adita Widianti, S.I.Kom., M.I.Kom. bersama Staf BPTSI, Mulki Muhammad Zidane dan Hendra Jaya. Dokumentasi kegiatan menunjukkan sesi diskusi, penjelasan teknis, dan pendampingan langsung kepada dosen yang membutuhkan bantuan.

 

(Penulis: Dr. (C) Fitria Hidayanti, S.Si., M.Si.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *