Ketua Unit Penjaminan Mutu BPK menjadi Auditor pada Audit Mutu Internal Berbasis Risiko Program Studi Magister Teknologi Informasi

Jakarta — Ketua Unit Penjaminan Mutu Badan Pengembangan Kurikulum (UPM BPK) Universitas Nasional, Dr. (C) Fitria Hidayanti, S.Si., M.Si., bertugas sebagai Anggota Auditor dalam kegiatan Audit Mutu Internal (AMI) berbasis risiko Program Studi Magister Teknologi Informasi (MTI) FTKI pada Sabtu, 7 Februari 2026, di Ruang Meeting FTKI, Universitas Nasional.

Kegiatan ini dipimpin oleh Lead Auditor Dr. Zumratul Meini, S.E., M.S.E., M.S.Ak., dan dihadiri oleh Dekan FTKI Prof. Dr. Agung Triayudi, S.Kom., M.Kom., Wakil Dekan Ir. Endah Tri Esti Handayani, MMSI., Kaprodi Ir. Asrul Sani, S.T., M.T., M.Kom., Ph.D., Sekretaris Prodi Nur Hayati, S.Si., M.T.I., Kepala Laboratorium dan Koordinator Group Riset Data Monetize Panca Dewi Pamungkasari, S.T., M.T., Ph.D., Ketua UPM FTKI, Sari Ningsih, S.Si., MM. Observer eksternal, Prio Kustanto, ST., M.Kom. dari Universitas Bhayangkara serta dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa MTI. Dalam pengantar audit disampaikan bahwa AMI berbasis risiko bertujuan memperkuat sistem penjaminan mutu melalui verifikasi dokumen dan evaluasi capaian berbasis manajemen risiko. Prodi MTI yang telah terakreditasi “Baik Sekali” menunjukkan berbagai perkembangan positif, antara lain telah memiliki lulusan, dukungan Guru Besar di lingkungan FTKI, serta keterlibatan mahasiswa asing melalui kolaborasi riset internasional dengan Ciba University dan BRIN.

Prodi MTI juga telah menerapkan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) dengan integrasi CPL dan CPMK dalam sistem akademik. Penguatan kekhususan ke arah Artificial Intelligence menjadi langkah strategis dalam menjawab kebutuhan industri dan perkembangan teknologi.


Wawancara Dosen

Dalam sesi wawancara, Dr. Fauziah, S.Kom., MMSI. menyampaikan bahwa dosen dilibatkan secara langsung dalam proses akreditasi, termasuk pengumpulan data pribadi, pelaporan tridarma perguruan tinggi, serta rekognisi seperti teaching lecturer, visiting lecturer, dan narasumber. Ia juga menjelaskan bahwa Prodi telah melakukan sosialisasi hasil akreditasi dari BAN-PT. Saat ini, menurutnya, MTI telah memiliki lulusan, Guru Besar, serta mahasiswa asing paruh waktu yang terlibat dalam kolaborasi penelitian.

Terkait pembelajaran, Dr. Fauziah menjelaskan bahwa mayoritas mahasiswa berlatar belakang Informatika dan Sistem Informasi, serta difasilitasi matrikulasi untuk penyamaan persepsi. Pembelajaran dikaitkan langsung dengan dunia kerja mahasiswa, seperti isu the cost of quantum computing, supply chain, hingga keamanan siber. Metode diskusi dan brainstorming diterapkan untuk mendorong discover learning. Ia juga aktif terlibat dalam perumusan kurikulum, penyusunan RPS, serta rapat koordinasi team teaching.

Sementara itu, Dr. Arie Gunawan, S.Kom., MMSI., menyampaikan bahwa ia aktif mengikuti rapat RPS. Ia menegaskan pentingnya persyaratan TPA dan TOEFL karena memiliki korelasi dengan perkuliahan, khususnya pada mata kuliah seperti Cyber Security yang menggunakan referensi Bahasa Inggris.


Wawancara Mahasiswa

Terkait visi misi Prodi, Ridho Sentana Putra dan Fadlilah Izzatus Sabila menyampaikan telah memahami arah dan tujuan MTI. Mengenai akreditasi, mahasiswa memahami bahwa MTI telah meraih peringkat yang sangat baik. Mereka juga menyampaikan bahwa proses pembelajaran berjalan lancar tanpa kendala berarti, didukung suasana angkatan yang solid.

Akses terhadap RPS dinilai mudah dan pengajaran dosen sesuai dengan RPS yang tersedia di aplikasi. Fadlilah Izzatus Sabila juga menyampaikan telah memiliki dua publikasi SINTA 3 bersama Dr. Fauziah, sebagai bentuk keterlibatan dalam penelitian dosen. Hal ini menunjukkan budaya riset yang aktif di lingkungan MTI. Secara umum, mahasiswa merasakan bahwa proses akademik di MTI berjalan kondusif, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan profesional di bidang teknologi informasi.

Melalui pelaksanaan AMI berbasis risiko ini, Program Studi Magister Teknologi Informasi semakin memperkuat komitmennya dalam membangun budaya mutu, meningkatkan daya saing, dan mempersiapkan langkah menuju akreditasi unggul.

(Penulis: Dr. (C) Fitria Hidayanti, S.Si., M.Si.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *