
Jakarta – Ketua Unit Penjaminan Mutu (UPM) Badan Pengembangan Kurikulum (BPK), Dr. (C) Fitria Hidayanti, S.Si., M.Si. turut menghadiri kegiatan Sosialisasi Pembuatan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang diselenggarakan oleh Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas Nasional pada Selasa, 8 April 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini berlangsung pukul 10.00–11.00 WIB dan diikuti oleh 42 peserta yang terdiri dari Ketua UPM dan Anggota UPM Badan, Biro, Kantor, Lembaga, UPT dan Fakultas di lingkungan Universitas Nasional.

Dalam kegiatan tersebut, materi sosialisasi disampaikan oleh Ns. Milla Evelianti Saputri, S.Kep., M.KM., yang menjabat sebagai Kepala Bidang Peningkatan dan Penetapan Mutu BPM Universitas Nasional.

Ia menjelaskan bahwa SOP merupakan pedoman kerja yang menjelaskan urutan proses secara sistematis, khususnya untuk kegiatan yang melibatkan lebih dari satu unit kerja atau kegiatan yang melibatkan lebih dari satu bidang dalam unit kerja. Sementara itu, kegiatan yang hanya melibatkan satu bidang dalam unit kerja cukup menggunakan Instruksi Kerja (IK).


Lebih lanjut, dalam pemaparannya disampaikan bahwa SOP memiliki peran penting dalam menjaga konsistensi output pekerjaan, meningkatkan efisiensi waktu, serta memudahkan proses pengendalian dan evaluasi kinerja. SOP juga bersifat dinamis dan dapat diperbarui apabila terdapat perubahan kebijakan maupun struktur organisasi.


Peserta juga mendapatkan penjelasan rinci mengenai komponen utama dalam penyusunan SOP, antara lain dasar hukum berupa SK Rektor atau SK Dekan, lembar pengesahan, tujuan SOP, definisi istilah, ruang lingkup, pihak yang terlibat, uraian prosedur, bagan alur, referensi, serta lampiran dokumen pendukung.


Dalam aspek teknis, dijelaskan pula penggunaan simbol dalam bagan alur SOP, seperti simbol kapsul untuk awal dan akhir kegiatan, persegi panjang untuk proses, serta simbol belah ketupat untuk pengambilan keputusan. Penyusunan SOP harus dilakukan secara sistematis dengan menggunakan kata kerja aktif agar mudah dipahami dan diimplementasikan.

Selain itu, BPM menekankan pentingnya koordinasi dengan pihak terkait dalam setiap tahapan penyusunan SOP, mulai dari perumusan, validasi, hingga sosialisasi. UPM berperan sebagai fasilitator dalam penyusunan serta monitoring implementasi SOP di masing-masing unit kerja.


Melalui kegiatan ini, diharapkan UPM Badan, Biro, Kantor, Lembaga, UPT dan Fakultas di lingkungan Universitas Nasional dapat semakin optimal dalam mendukung penyusunan dan pengembangan SOP di unit kerja, sehingga tercipta tata kelola yang lebih efektif, efisien, dan terstandar di Universitas Nasional.
(Penulis: Dr. (C) Fitria Hidayanti, S.Si., M.Si.)