
Senin, 08 Desember 2025 – Universitas Nasional melalui Badan Pengembangan Kurikulum (BPK) dan Badan Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (BPTSI) Unas kembali menyelenggarakan kegiatan Pos Pendampingan Implementasi Outcome-Based Education (OBE) pada Senin, 08 Desember 2025, bertempat di Ruang Rapat Bersama, Blok C Lantai 4. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.30–15.00 WIB ini dihadiri para dosen dari berbagai program studi untuk melakukan konsultasi, klarifikasi, dan penyelesaian teknis terkait implementasi OBE, khususnya pada penggunaan aplikasi penilaian.
Pembahasan dan Perbaikan Aplikasi OBE
Dalam sesi pendampingan, Tim BPK memberikan penjelasan terkait sejumlah permasalahan yang masih terjadi di lapangan. Salah satu isu utama adalah miskonsepsi dalam input nilai, di mana beberapa dosen masih menerapkan pola lama dalam mengisi nilai UTS, yaitu menjumlahkan keseluruhan jawaban mahasiswa dan memasukkan totalnya ke satu kolom nilai. Pola ini menyebabkan kebingungan ketika menginput nilai pada format OBE yang berbasis Sub-CPMK.
Tim memberikan contoh kasus bahwa jika suatu soal dikaitkan dengan Sub-CPMK-4 berbobot 5%, maka nilai soal tersebut harus langsung diinput pada kolom Sub-CPMK-4 sesuai rencana evaluasi dalam RPS. Dosen juga dianjurkan menyiapkan format Excel penilaian yang disesuaikan dengan rancangan komponen pada aplikasi.

Beberapa dosen menyampaikan masukan untuk peningkatan layanan aplikasi, antara lain:
- Mengusulkan penambahan fitur Matriks Penilaian dalam format Excel pada portal untuk memudahkan proses input nilai.
- Mengusulkan video tutorial input nilai agar dosen dapat memahami langkah-langkah pengisian secara lebih jelas dan terarah.

Sesi pendampingan melibatkan narasumber BPK:
- Mira Adita Widianti, S.I.Kom., M.I.Kom., Kepala Bidang Kegiatan Mahasiswa di Luar Kampus, yang memberikan pendampingan terkait input RPS dan nilai.
- Dwi Parradilla, S.Sos., M.I.Kom. yang memberikan arahan terkait RPS.
- Dr. (C) Fitria Hidayanti, S.Si., M.Si., Ketua Unit Penjaminan Mutu BPK yang memberikan pendampingan input nilai.
Bersama Tim BPTSI, Mulki Muhammad Zidane dan Hendra Jaya.
Kegiatan pendampingan ini berlangsung interaktif dan produktif, dengan fokus pada penyelarasan pemahaman dosen terhadap sistem penilaian berbasis OBE serta peningkatan fungsi aplikasi agar lebih mudah digunakan. Masukan dari para dosen akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan aplikasi dan penyusunan panduan berikutnya.
Badan Pengembangan Kurikulum Universitas Nasional berkomitmen untuk terus mendampingi program studi dalam menerapkan OBE secara optimal demi peningkatan mutu pembelajaran di Universitas Nasional.
(Penulis : Dr. (C) Fitria Hidayanti, S.Si., M.Si.)