
Jakarta – Universitas Nasional (UNAS) melalui Badan Penjaminan Mutu (BPM) bersama Universitas Mitra Bangsa dan Universitas Siber Asia membentuk Konsorsium Pelatihan Auditor Audit Mutu Internal (AMI) Berbasis Risiko yang difasilitasi oleh LLDIKTI Wilayah III. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 10 Januari 2026 pukul 10.00 – 17.00 WIB, bertempat di Ruang Theater Lantai 4 Gedung C Universitas Nasional.
Pelatihan ini merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan Audit Mutu Internal Tahun Akademik 2024/2025 sekaligus upaya strategis untuk memperkuat sistem penjaminan mutu internal perguruan tinggi melalui pendekatan audit berbasis risiko.
Hadir pula perwakilan perguruan tinggi mitra, yakni Drs. Haspul Naser, M.Si. (Universitas Mitra Bangsa), Abdu Rahman, S.E., M.Ak., Vika Febri Muliati, S.Kom., M.Kom., dan Wahyu Winardi, S.E. (Universitas Siber Asia). Kegiatan ini juga diikuti oleh 42 auditor internal UNAS, terdiri atas lead auditor dan anggota auditor dari berbagai unit kerja. Pada kesempatan ini, Dr. (C) Fitria Hidayanti, S.Si., M.Si., selaku Ketua UPM Badan Pengembangan Kurikulum, turut menghadiri kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Suryono Efendi menekankan bahwa auditor perlu dibekali pemahaman audit berbasis risiko agar mampu beradaptasi dengan dinamika regulasi dan persaingan antar perguruan tinggi. Audit berbasis risiko dinilai relevan dengan tuntutan akreditasi nasional maupun internasional serta menjadi instrumen penting dalam penguatan tata kelola perguruan tinggi. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi yang mampu memberikan layanan prima dan didukung sumber daya berkualitas akan lebih siap bertahan di tengah kompetisi yang semakin ketat.

Sementara itu, Prima Satria, S.E. dari LLDIKTI Wilayah III menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara LLDIKTI III dengan perguruan tinggi di Jakarta. Ia menegaskan bahwa AMI tidak lagi diposisikan sekadar sebagai kegiatan pemeriksaan, tetapi sebagai agen perubahan budaya mutu. Dalam konteks regulasi, LLDIKTI III saat ini juga tengah menyusun penyesuaian indikator kinerja utama seiring dengan implementasi Permendikbud terkait penjaminan mutu dan fleksibilitas evaluasi berbasis asesmen.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, dilakukan pula penandatanganan Implemention Agreement (IA) antara Universitas Nasional, Universitas Mitra Bangsa, dan Universitas Siber Asia sebagai bentuk komitmen bersama dalam penguatan penjaminan mutu dan pengembangan auditor berbasis risiko.

Materi utama disampaikan oleh Dr. Ir. Desi Vidayanti, M.T., yang menekankan bahwa AMI berbasis risiko berfokus pada pencegahan masalah di masa depan, bukan sekadar pencatatan ketidaksesuaian masa lalu. Risiko didefinisikan sebagai potensi ketidakpastian yang dapat menghambat pencapaian standar dan tujuan strategis perguruan tinggi. Oleh karena itu, audit perlu diprioritaskan pada pernyataan standar yang memiliki risiko tinggi, dengan mempertimbangkan frekuensi kejadian dan besarnya dampak.
Dalam paparannya, dijelaskan bahwa tidak semua standar harus diaudit melalui AMI. Dengan keterbatasan waktu, sumber daya, dan anggaran, perguruan tinggi perlu memfokuskan AMI pada standar berisiko tinggi. Pendekatan ini menempatkan unit kerja sebagai penilai risiko awal, auditor sebagai penilai risiko residual, unit SPMI sebagai pengelola sistem, dan pimpinan sebagai pengambil keputusan tingkat risiko melalui RTM.

Kegiatan pelatihan ini juga diisi dengan penugasan praktik AMI berbasis risiko yang mencakup refleksi mindset auditor, identifikasi risiko dari temuan AMI sebelumnya, penentuan fokus audit, serta analisis keterkaitan AMI dalam siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan). Luaran kegiatan ini berupa Sertifikat Kompetensi Auditor AMI Berbasis Risiko yang diterbitkan oleh LLDIKTI Wilayah III. Melalui pelatihan dan konsorsium ini, Universitas Nasional bersama perguruan tinggi mitra menegaskan komitmennya dalam membangun sistem penjaminan mutu internal yang strategis, adaptif, dan berkelanjutan, serta berorientasi pada peningkatan mutu lulusan dan daya saing institusi.
(Penulis: Dr. (C) Fitria Hidayanti, S.Si., M.Si.)