
Jakarta, 2 Juli 2026 – Badan Pengembangan Kurikulum (BPK) Universitas Nasional terus memperkuat implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan membuka akses mahasiswa terhadap berbagai program pembelajaran di luar kampus yang selaras dengan kebutuhan industri. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Info Session Program Digital Career Bootcamp dan Summer Camp AI bersama MAXY Academy yang dilaksanakan secara daring melalui Google Meet pada Kamis (2/7).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Bidang Kegiatan Mahasiswa di Luar Kampus (MBKM) BPK Universitas Nasional ini diikuti oleh 15 mahasiswa dari berbagai program studi. Sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman mengenai peluang pengembangan kompetensi digital, pengalaman magang industri, serta implementasi pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai bekal menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.
Kepala Bidang Kegiatan Mahasiswa di Luar Kampus (MBKM), Mira Adita Widianti, S.I.Kom., M.I.Kom., menyampaikan bahwa BPK terus berupaya memperluas jejaring kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri agar mahasiswa memperoleh kesempatan belajar yang lebih aplikatif serta sesuai dengan arah kebijakan MBKM.
“Melalui kerja sama dengan berbagai mitra industri, BPK berkomitmen menghadirkan program-program yang tidak hanya memberikan pengalaman belajar di luar kampus, tetapi juga membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar kerja,” ujarnya.

Dalam sesi sosialisasi, tim MAXY Academy memperkenalkan berbagai program pengembangan kompetensi yang berfokus pada peningkatan keterampilan digital berbasis AI. Sebagai perusahaan AI-driven EdTech, MAXY Academy menawarkan berbagai program pelatihan, sertifikasi, hingga penempatan magang yang dirancang untuk meningkatkan daya saing mahasiswa di era transformasi digital.

Mahasiswa memperoleh informasi mengenai Digital Career Bootcamp, yaitu program pelatihan intensif yang dipadukan dengan kegiatan magang industri selama 4–6 bulan. Program tersebut memberikan berbagai manfaat, antara lain kesempatan konversi hingga 20 SKS, pendampingan mentor profesional, pengalaman mengerjakan proyek nyata bersama perusahaan mitra, penguasaan keterampilan digital berbasis AI, serta peluang memperoleh pengalaman profesional sebelum lulus.

Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada program Summer Camp AI, yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan dalam berbagai bidang pekerjaan. Program ini menjadi salah satu bentuk penguatan kompetensi abad ke-21 yang saat ini semakin dibutuhkan oleh dunia industri.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa menunjukkan antusiasme yang tinggi melalui berbagai pertanyaan mengenai mekanisme seleksi peserta, pelaksanaan magang, proses konversi SKS, hingga peluang karier setelah menyelesaikan program. Tingginya partisipasi peserta menunjukkan semakin besarnya minat mahasiswa Universitas Nasional untuk mengikuti program pembelajaran di luar kampus yang mampu meningkatkan kompetensi sekaligus memperluas pengalaman profesional.
(Penulis: Dr. (C) Fitria Hidayanti, S.Si., M.Si.)